Menjelang perayaan tahun
baru imlek 2564, warga Tionghoa membersihkan belasan patung dewa dan dewi di
Klenteng Pay Lien San yang berada di Dusun Karangasem, Desa Glagah Wero,
Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.
Wakil Pengurus Klenteng Pay Lien San Hendro Mulyono mengatakan, pembersihan patung dan altar untuk tempat sembahyang dilakukan oleh umat Tri Dharma sebagai bentuk penghormatan tempat ibadah yang akan digunakan dalam perayaan Imlek. Ada 16 patung dewa dan dewi yang dibersihkan, mulai dari patung Dewi Kwan Im, Kwan Kung, Dewa Bumi, Kwan Hwa Sen dan patung-patung lainnya.
Kata Hendro, patung-patung
itu dibersihkan menggunakan air khusus. Setelah disabun, patung-patung itu
dibilas dengan air bersih, patung-patung tersebut dicelupkan pada sebuah wadah
yang berisi air teh, kemudian air kayu cendana dan air bunga mawar. Setelah
bersih, baru dibungkus dengan handuk bersih, dan dikembalikan ke tempat semula
jika sudah kering.
Pada saat memandikan
patung, Hendro menambahkan, ada ritual khusus yang harus dijalani umat Tri Dharma, diantaranya tidak boleh mengkonsumsi daging sebelumnya, hanya boleh
makan sayuran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar