Kepala
Badan Perencanaan Pembangunan Pemkab Jember, Mohammad Thamrin menyesalkan sikap
SKPD yang tidak pas melaporkan anggaran. Seharusnya ketika ada persoalan
anggaran, SKPD melaporkan ke Tim anggaran bukan ke DPRD Jember. Hal ini
terungkap dalam hearing atau rapat dengar pendapat bersama Komisi B DPRD Jember, siang tadi (red:Senin, 04 Februari 2013).
Disebutkan, Bapekap dipanggil oleh Komisi B atas temuan beberapa anggaran DAK senilai 3 Milyar yang peruntukan adalah untuk Tanaman Pangan, Perkebunan dan Perikanan, namun akhirnya semuanya di berikan kepada tanaman pangan.
Menurut Thamrin, hal itu sesuai dengan berbagai pertimbangan termasuk petunjuk dari atasan.
Thamrin mengaku tidak mengira jika persoalan itu akan dibawa ke dewan oleh SKPD terkait. Pasalnya di Pemkab itu ada Tim anggaran dan di dewan ada badan anggaran. Jika SKPD mempermasalahkan adanya anggaran yang masuk ke dinas lain, maka harusnya masuk di Tim anggaran, bukan malah dibawa ke dewan.
Disebutkan, Bapekap dipanggil oleh Komisi B atas temuan beberapa anggaran DAK senilai 3 Milyar yang peruntukan adalah untuk Tanaman Pangan, Perkebunan dan Perikanan, namun akhirnya semuanya di berikan kepada tanaman pangan.
Menurut Thamrin, hal itu sesuai dengan berbagai pertimbangan termasuk petunjuk dari atasan.
Thamrin mengaku tidak mengira jika persoalan itu akan dibawa ke dewan oleh SKPD terkait. Pasalnya di Pemkab itu ada Tim anggaran dan di dewan ada badan anggaran. Jika SKPD mempermasalahkan adanya anggaran yang masuk ke dinas lain, maka harusnya masuk di Tim anggaran, bukan malah dibawa ke dewan.
Lebih dari itu, Thamrin juga menegaskan bahwa anggaran sebesar 3 Milyar itu tidak hilang, namun tetap akan digunakan untuk kepentingan masyarakat Jember. WK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar