SIMAK JARING RADIO SUARA SURABAYA PADA JAM 08.05, 17.05, DAN 20.45 SETIAP HARI HANYA DI 107.3 MUTIARA FM JEMBER

07/02/13

40% Tenaga Puskesmas Di Jember Berstatus Honorer Tidak Resmi

Seluruh puskesmas di kabupaten Jember kekurangan tenaga. Rata-rata 40 persen tenaga yang ada berstatus honorer tidak resmi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Bambang Suwartono mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah beberapa kali ditegur oleh Inspektorat Wilayah Kabupaten atau Irwilkab, terkait petugas honorer yang tidak resmi. Namun dinas kesehatan tidak bisa berbuat banyak karena saat ini jember tidak bisa melakukan pengangkatan pegawai menjadi PNS.

Tenaga yang ada di puskesmas saat ini berstatus tenaga honorer tidak tetap. Honor yang mereka terimapun bervariasi, rata-tata 250 ribu perbulan, tergantung kebijakan masing-masing puskesmas.

Kata Bambang, akibat kurangnya tenaga yang ada di Puskesmas, tidak jarang dokter mengemudikan sendiri ambulannya untuk mengantar pasien ke rumah sakit. Bahkan ada dokter perempuan yang terpaksa mengemudikan ambulan di malam hari karena memang tidak ada tenaga lain.

Sementara itu, Bupati Jember, MZA Djalal ketika dikonfirmasi menegaskan, memang saat ini Pemkab Jember tidak bisa mengangkat pegawai negeri lagi. Karena sesuai aturan jika nilai belanja APBD untuk pegawai lebih dari 50 persen, maka pemerintahan setempat tidak boleh melakukan pengangkatan pegawai lagi.

Djalal pun mengaku tidak bisa berbuat banyak atas kondisi tersebut. Diakuinya pula, Jember memang kekurangan tenaga untuk bidang pendidikan dan kesehatan. Namun untuk ke depannya, Djalal akan mencari jalan keluar  yang tepat terkait permasalah ketenaga kerjaan ini. WK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar