SIMAK JARING RADIO SUARA SURABAYA PADA JAM 08.05, 17.05, DAN 20.45 SETIAP HARI HANYA DI 107.3 MUTIARA FM JEMBER

05/02/13

Omset Penjualan Pernak-Pernik Imlek Meningkat 10 Kali Lipat

Menjelang perayaan Imlek, omset penjual pernak - pernik Imlek di Jember meningkat sampai 10 kali lipat dibandingkan hari biasa.

Salah satu penjual kebutuhan perayaan Imlek di Klenteng Pay Lien San yang berada di Desa Glagah Wero, Kecamatan Panti, Hasan Basri mengatakan, untuk perayaan Imlek yang akan berlangsung tanggal 10 Februari mendatang, warga Tionghoa banyak memburu dupa atau hiu, lilin merah, kertas denkong, dan minyak goreng untuk minyak kembang.

Biasanya dalam sehari warga yang membeli dupa dan lilin tidak sebanyak saat ini. Dalam sebulan Hasan mengaku omset yang diperoleh antara 5 sampai 7 juta rupiah. Namun selama sepekan ini dengan permintaan yang meningkat, diperkirakan omsetnya bisa mencapai 10 kali lipat dari biasanya.


Harga lilin merah yang dijual bermacam-macam, mulai dari 30 ribu sampai 3 juta 500 ribu rupiah. Namun kata Hasan, warga Tionghoa banyak memburu lilin merah dengan harga antara 30 ribu sampai 250 ribu per kotaknya. Sementara untuk dupa atau hiu dijual dengan harga yang bervariasi pula, mulai dari 10 ribu, 15 ribu, 35 ribu, 60 ribu, dan juga 120 ribu rupiah per kemasan, tergantung banyaknya batang.

Pembeli kebutuhan Imlek  tidak hanya warga Tionghoa dari Jember, tetapi juga dari Lumajang dan Situbondo. WK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar